Di keheningan malam yang semakin menusuk ruas-ruas tulang,pertanda sang malam mulai menjeput.Aku mulai duduk termenung menanti sebuah harapan.Harapan yang tak jelas harus berujung dimana.Akankah semua itu berakhir dengan gembira atau hanya bayangaku saja......
Tuhan segala harap tlah aku serahkan pada engkau,tak tau apa yang akan engkau berikan.Tapi yang jelas harapan demi harapan itu kian dekat.Jalan hidupku ini hanya fatamorgana,semakinmalam berati semakin dekat pula aku dengan harapan itu.
Malam tlah larut dalam kegelapannya.Aku semakin membisu aats tingkah lakunya.Bulan pun mulai berbicar padaku bahwa aku hanya orang yang penuh dengan dunia hayalku sendiri.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar